Rabu, 20 Februari 2013

FUNGSI DAN BAGIAN – BAGIAN DARI THEODOLIT

  
1.      Pembantu Visir : Berfungsi untuk membantu pembidikan yaitu membantu mengarahkan teropong ke target , untuk membantu pembidikan secara kasar.
2.      Lensa Obyektif : Berfungsi untuk menangkap bayangan obyek / target .Lensa positif yang memberikan bayangan nyata terbalik dan diperkecil
3.      Klem Sumbu II : berfungsi untuk pengunci sumbu II
4.       Sumbu II : Berfungsi sebagai poros perputaran teropong terhadap sumpu putar horizontal.
5.      Nivo Teropong : Digunakan untuk membentuk garis bidik mendatar. Pada kebanyakan theodolite yang baru, nivo teropong sudah tidak ada lagi.
6.      Ronsel Lensa Tengah : berfungsi menggerakkan limbus dengan perlahan pada saat klem limbus dikunci (membantu menepatkan bidikan ke target).
7.      Reflektor Sinar : berfungsi untuk menangkap cahaya dan memantulkannya ke mikroskop pembacaan lingkaran horisontal, sehinga bisa terbaca
8.      Microskop Bacaan Lingkaran Horisontal A : berfungsi sebagai tempat pembacaan arah horizontal.
9.      Klem Horisontal : berfungsi sebagai klem pembuka atau pengunci lingkaran horizontal.
10.  Skrup Penggerak Halus Alhidade Horisontal : berfungsi menggerakkan teropong arah horisontal dengan perlahan pada saat klem horisontal dikunci
11.  Penggerak Halus Limbus : berfungsi menggerakkan limbus dengan perlahan pada saat klem limbus dikunci (membantu menepatkan bidikan ke target).
12.  Skrup Penyetel ABC : berfungsi untuk menyeimbangkan nivo kota guna pembuatan sumbu I vertikal.
13.  Plat Dasaran / Tatakan : sebagai plat penyangga seluruh bagian alat
14.  Kepala Statif : merupakan bagian dari statif. Tempat dudukan pesawat Theodolite.
15.  Kaki Statif : bagian dari statif. Alat yang digunakan untuk berdirinya pesawat Theodolite.Bagian bawahnya berbentuk lancip,berfungsi supaya kaki statif menancap ke tanah dengan kuat agar pesawat tidak jatuh.
16.  Penggantung Unting – unting : Digunakan untuk memasang tali unting-unting.
17.  Baut Instrumen : Pengencang antara pesawat theodolite dan statif
18.  Nivo Alhidade Horisontal : digunakan untuk membuat sumbu I vertical secara halus, setelah dilakukan pendekatan dengan nivo kotak.
19.  Skrup Koreksi Nivo Alhidade Horisontal : berfungsi menyeimbangkan nivo Alhidade horizontal.
20.  Mikroskop pemb. Lingkaran Horisontal B : Mikroskop yang digunakan untuk membaca sudut lingkaran horizontal
21.   Skrup Penggerak Halus Vertikal berfungsi menggerakkan teropong arah vertikal secara perlahan pada saat klem teropong dikunci.
22.  Lensa Okuler : Lensa negatif sebagai lensa mata.
23.  Ring Pelindung Diafragma : berfungsi sebagai pelindung diafragma
24.  Mikroskop pembacaan Lingkaran Vertikal : tempat pembacaan Iingkaran vertikal.
25.   Tabung Sinar : membantu menyinari Iingkaran vertical
26.  Piringan Lingkaran Vertikal : Adalah piringan dari metal atau kaca tempat skala lingkaran. Lingkaran ini berputar bersama teropong dan dilindungi oleh alhidade vertical.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan Tinggalkan Jejak